Wednesday, 10 December 2008

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia diperingati juga oleh bangsa Indonesia.Di daerah-daerah bahkan peringatan Antikorupsi ditandai dengan aksi cap darah oleh sejumlah kalangan,baik sipil maupun mahasiswa.

Di Jakarta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merayakan Hari Peringatan Antikorupsi sedunia di Lapangan Silang,Monas Jakarta.Dalam kesempatan tersebut SBY mengungkapkan delapan wilayah yg rawan terjadi praktik korupsi.Kedelapan wilayah itu adalah Pendapatan negara,Pos anggaran APBN dan APBD,Kolusi penguasa dan pengusaha,Bisnis keluarga pejabat,Pengadaan (tender) barang,Penerimaan pajak dan bea cukai,Pendaftaran pegawai termasuk juga anggota TNI dan Polri serta Pengurusan izin

"Siapapun berhak melakukan usaha.Tapi perlu dicegah penyalahgunaaan wewenang dalam kaitan ini"tegas SBY.Selain itu pula pengadaan (tender) barang pemerintah juga rawan praktik korupsi.Karena sering terjadi markup dalam prosesnya.

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia juga diadakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di dua tempat.Di Balai Kartini KPK mengundang 10 lembaga yang dinilai masih jeblok kualitas pelayanannya.

Beberapa lembaga tersebut antara lain,Badan Pertanahan Nasional (BPN),Departemen Agama (Depag),Polri dan Depdiknas.Sementara di Gedung KPK dilakukan deklarasi antikorupsi.Deklarasi tersebut diikrarkan Polri,Kejakgung,KPK,dan 33 Gubernur se-Indonesia.Deklarasi tersebut dipimpin oleh ketua KPK Antasari Azhar.Juga turut hadir 2 grup band Slank dan Gigi.

No comments:

Post a Comment